Sabtu, 25 Agustus 2012

Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI

Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI

tokoniaga - Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, Pendekatan adalah proses perbuatan, cara mendekati dan usaha dalam rangka aktifitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti. Metode-metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian. Dalam bahasa Inggris, pendekatan diistilahkan dengan “approac” dalam bahasa arab disebut dengan “madkhol”.
Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAISedangkan pendidikan islam adalah proses membimbing dengan dan mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan anak didik agar menjadi manusia dewasa sesuai tujuan pendidikan islam[1].
Jadi pendekatan pendidikan agama islam adalah serangkaian asumsi mengenai hakikat pendidikan islam dan pengajaran agama islam serta belajar agama islam. Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI
1.      Macam-macam Pendekatan  Pengajaran  PAI
Dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam juga membutuhkan pendekatan dalam belajar mengajar, pendekatan ini merupakan system dalam suatu kesatuan dalam unsur-unsurnya meliputi : tujuan, materi, alat/sumber belajar dan penilaiannya yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI Dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dipakai beberapa pendekatan, yaitu :
a.      Pendekatan Pengalaman
Pendekatan ini merupakan pemberian pengalaman keagamaan kepada peserta didik dalam rangka penanaman nilai-nilai keagamaan. Dengan pendekatan ini peserta didik diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman keagamaan baik secara individual maupun kelompok.
Dalam pembelajaran ibadah misalnya, guru atau pendidik akan menemui kesulitan yang besar apabila mengabaikan pendekatan ini. Peserta didik harus mengalami sendiri ibadah itu dengan bimbingan gurunya. Belajar dari pengalaman jauh lebih baik dari pada hanya sekedar bicara, tidak pernah berbuat sama sekali. Pengalaman yang dimaksud disini tentunya pengalaman yang bersifat mendidik. Memberikan pengalaman yang edukatif kepada peserta didik diarahkan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan[2].
b.      Pendekatan Pembiasaan
Pendekatan ini dimaksudkan agar seseorang memiliki kebiasaan berbuat hal-hal yang baik sesuai dengan ajaran agama Islam. Edi Suardi dalam bukunya, Pedagogik 2, menjelaskan bahwa ”kebiasaan itu adalah suatu tingkah laku tertentu yang sifatnya otomatis, tanpa direncanakan dulu, serta berlaku begitu saja tanpa dipikir lagi” (Edi Suardi, tt : 123). Pembiasaan memberikan kesempatan kepada peserta didik terbiasa mengamalkan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari[3].
c. Pendekatan Emosional
Emosi merupakan gejala kejiwaan yang ada di dalam diri seseorang. Emosi tersebut berhubungan dengan masalah perasaan. Karena itu pendekatan emosional merupakan ”usaha untuk menggugah perasaan dan emosi peserta didik dalam meyakini ajaran Islam serta dapat merasakan mana yang baik dan mana yang buruk ”   (Ramayulis, 2005 : 129).
Emosi berperan dalam pembentukan kepribadian seseorang, oleh karena itu pendekatan emosional merupakan salah satu pendekatan dalam Pendidikan Agama Islam. Metode pembelajaran dalam pendekatan emosional ini yang digunakan adalah metode ceramah, sosio drama atau bercerita[4].
d.      Pendekatan Rasional
Pendekatan rasional merupakan sutu pendekatan yang mempergunakan rasio (akal) dalam memahami dan menerima suatu ajaran agama. Dengan mempergunakan akalnya seseorang bisa membedakan mana yang baik, mana yang lebih baik, atau mana yang tidak baik. Pembelajaran dengan melalui metode tanya jawab atau kerja kelompok, misalnya seorang guru bisa melakukan pendekatan rasional dengan memberikan peran akal dalam memahami dan menerima kebenaran ajaran atau tuntunan agama[5].
e.       Pendekatan Fungsional
Pendekatan ini merupakan upaya memberikan materi pembelajaran dengan menekankan kepada segi kemanfaatan bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran dan bimbingan untuk melakukan shalat misalnya, diharapkan berguna bagi kehidupan seseorang, baik dalam kehidupan individu maupun dalam kehidupan sosial. Melalui pendekatan fungsional ini berarti peserta didik dapat memanfaatkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
Metode yang dapat digunakan dalam pendekatan ini antara lain metode latihan, demonstrasi, dan pemberian tugas[6].
f.        Pendekatan Keteladanan
Pendekatan keteladanan adalah memperlihatkan keteladanan atau memberikan contoh yang baik. Guru yang senantiasa bersikap baik kepada setiap orang misalnya, secara langsung memberikan keteladanan bagi anak didiknya. Keteladanan pendidik terhadap anak didiknya merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan keberhasilan pembelajaran. Hal ini disebabkan karena guru akan menjadi tokoh identifikasi dalam pandangan anak yang akan dijadikannya sebagai teladan dalam mengidentifikasikan diri dalam kehidupannya.
Kecenderungan anak untuk belajar melalui peniruan menyebabkan pendekatan keteladanan menjadi sangat penting artinya dalam proses pembelajaran. Bahkan manusia pada umumnya senantiasa cenderung meniru yang lainnya. Rasulullah SAW merupakan teladan yang baik bagi umat Islam, sebagaimana yang dinyatakan Allah SWT dalam Al Quran surah Al Ahzab ayat 21[7] :
 ôs)©9 tb%x. öNä3s9 Îû ÉAqßu «!$# îouqóé& ×puZ|¡ym  ( الاحزاب : 21 )
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” . ( Q.S. Al Ahzab : 21).[8] Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI




[1]. Nur Uhbiyati, Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung : CV Pustaka setia, 1997) hlm 18.
[2].WWW.Google. Abdul Aziz.Pendekatan Pemebelajaran PAI. Pendekatan Pembelajaran Dalam PAI.2009
[3]. Ibid. 2009
[4]. Ibid.
[5]. Ibid.
[6]. Ibid.
[7]. Ibid.
[8] Mujamma` Al Malik Fahd Li thiba`at Al Mush-Haf Asy-Syarif, Al-Qur`an dan  Terjemah , (Madina : Komplek percetakan Al-Qur`anul Karim kepunyaan raja Fahd, 1997. hlm.670

Terkait

Description: Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI Rating: 4.5 Reviewer: Firman Wa Firli ItemReviewed: Macam - macam Pendekatan Pembelajaran PAI
Al
Mbah Qopet Updated at: 00.47

0 komentar:

Posting Komentar