Selasa, 23 Oktober 2012

Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan


Perkembangan dan Kemampuan Bayi 
pada Usia 1 Bulan
tokoniaga - Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan Saat bayi Ibu hadir di tengah-tengah keluarga tentu merupakan saat-saat yang membahagiakan bagi para calon ibu dan juga bapak, tapi sekaligus juga membuat Ibu harus belajar hal-hal baru. Awalnya mungkin saja sulit,Lama-lama Ibu akan terbiasa. Untuk membantu Ibu memahami setiap tahap perkembangannya, simak artikel-artikel dari Bebeclub di bawah ini.
  • Saat Lahir
  • 1 Bulan
  • 2 Bulan
  • 3 Bulan
  • 4-6 Bulan
  • 7-9 Bulan
  • 10-11 Bulan

Bayi 1 Bulan

Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan - Apa yang Terjadi Hingga Usia Bayi 1 Bulan?

Amati ya Bu, bagaimana si bayi tumbuh. Dari sejak pertama dilahirkan, hingga usianya 1 bulan, pertumbuhannya secara fisik mulai terlihat. Ia tidak terlihat terlalu 'mengkerut' lagi! Meskipun kakinya mungkin masih terlihat bengkok, kini ia sudah mulai bisa mengangkat sedikit kepalanya saat tengkurap. Tangannya yang masih suka mengepal akan menggenggam apapun yang disentuhnya secara otomatis. Ini adalah refleks alami yang dimilikinya sejak ia dilahirkan.
Sekarang bayi Ibu juga sudah mulai menggumam, mengeluarkan suara seperti mendengkur, atau berdengung untuk mengungkapkan perasaannya. Beberapa bahkan sudah bisa bersuara seperti menjerit dan tertawa. Jangan lupa ya Bu untuk selalu menanggapi apa yang diungkapkannya, tatap matanya dan bayi Anda akan lebih gembira 'berbicara' sambil menatap Anda lho! Jangan merasa 'aneh' untuk berbicara menggunakan bahasa bayi, karena ini adalah langkah awal bayi Anda untuk belajar bicara dan memahami bahasa.
Seiring bertambah usianya, gerak refleks yang dimilikinya saat ia baru lahir akan semakin bertambah. Kini ia bahkan sudah mengerti bahwa ia melakukan sesuatu untuk tujuan tertentu. Misalnya ia akan menendang-nendang saat lapar. Hebat kan Bu!

Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 BulanASI untuk Si Satu Bulan

Kini kebutuhan bayi Ibu akan ASI semakin meningkat, sehingga semakin sering pula ia akan meminta Ibu untuk menyusuinya. Ia akan semakin mudah merasa lapar, sehingga jadwal menyusui yang telah Ibu atur harus disesuaikan lagi. Jangan terlalu kaku ya Bu, setelah beberapa hari, bayi Ibu akan kembali pada jadwal normalnya. Imbangi kebutuhan menyusu bayi Ibu yang terus meningkat dengan asupan makanan bergizi, agar produksi ASI Ibu lancar dan kesehatan Ibu pun tetap prima.
Bagaimana Ia Berkomunikasi?
Menangis adalah bentuk komunikasi utama dari bayi berusia 1 bulan. Tapi ia sudah mulai bisa mengeluarkan suara-suara lain, seperti bergumam, mendengkur, berdengung, atau bahkan tertawa dan berteriak bila ia merasa senang dan kenyang. Segera hampiri bila bayi Ibu menangis, jangan ragu ya Bu untuk menanggapi ocehannya. Dengan cara ini, bayi Ibu belajar memahami bahwa Ibu bisa memberi kenyamanan padanya. Ada beberapa arti dari tangisan bayi yang dapat Ibu kenali, diantaranya:
  • Lapar: Perut bayi Ibu sangat kecil sehingga tidak bisa diisi terlalu banyak. Karenanya ia cepat merasa lapar. Menangis adalah salah satu caranya untuk memberi tahu Ibu bahwa ia ingin menyusu.
  • Sakit: Saat hidungnya tersumbat karena flu, perutnya kembung, kolik, atau demam, bayi Ibu akan menangis. Periksa suhu tubuhnya dan segera bawa ke dokter untuk tindakan lebih lanjut.
  • Popok Basah/Kotor: Jika popoknya basah atau kotor, bayi Ibu akan merasa tidak nyaman sehingga ia menangis.
  • Kaget: Bayi akan sangat mudah kaget oleh suara keras atau gerakan tiba-tiba.
  • Bosan: Bayi Ibu bisa tiba-tiba menangis jika ia merasa bosan. Gendong dan timanglah untuk menenangkannya kembali.

Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan - Bermain dan Mengenali Anggota Tubuhnya

Bermain adalah cara terbaik untuk memperkenalkan bayi Ibu yang baru lahir kepada dunianya yang baru. Gunakan mainan yang berwarna kontras atau buku-buku dengan gambar wajah bayi ya Bu. Mainan ini akan menarik perhatiannya! Lalu, coba angkat kedua tangannya ke atas kepalanya, hitung jari-jarinya sambil Ibu sentuh untuk mengenalkannya kepada anggota tubuhnya. Ia juga sudah mulai bisa menggenggam lho Bu! Jari kelingking Ibu bisa jadi menjadi mainan favoritnya. Ia akan menendang-nendang dan bersuara menggumam untuk mengajak Ibu 'ngobrol'.

Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan - Perkembangan Penglihatan Bayi Ibu

Di usia 1 bulan, penglihatan bayi Ibu mulai berkembang, baik kualitas maupun jangkauannya. Meskipun masih sangat terbatas, kini ia sudah mulai bisa berinteraksi dengan lingkungannya lho, Bu. Ia sudah bisa menatap wajah Ibu dan melotot. Bayi Ibu juga mulai tertarik kepada benda-benda bergerak dan wajah Ibu!
Ayo Bu, ajak ia bermain sambil merangsang indera penglihatannya. Mainan-mainan yang berbunyi dapat membantu Ibu melakukan ini. Gerakkan mainan yang berbunyi di dekat mata bayi, gerakkan ke kiri dan ke kanan, atau ke atas dan ke bawah, mendekat dan menjauh. Gampang kan Bu?

Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan - Perkuat Ikatan Batin dengan Bayi Ibu

Bayi Ibu sangat senang berada di dekat Ibu. Gerakkan tangan dan kaki mereka dengan lembut dan terus lakukan memijat untuk mendekatkan hubungan Ibu dengan bayi. Coba deh, Ibu peluk erat si Kecil saat sedang menyusui, timang-timang dan gendong sambil berbicara dengan suara yang lembut untuk membuat bayi merasa dicintai dan dilindungi. Kedekatan fisik ini membantu memperkuat ikatan batin dengan si Kecil.

Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan - Setiap Bayi Berbeda Satu Sama Lain

Ingat selalu ya Bu, setiap bayi berbeda satu sama lain. Tahap-tahap perkembangan dan pencapaian yang berhasil dilakukannya di usia ini mungkin akan berbeda. Jadikan tahap pencapaian ini sebagai panduan, tapi jangan khawatir bila bayi Ibu sedikit lebih lambat.
Demikian coretan tokoniaga ini tentang Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan. semoga bermanfaat.

Terkait

Description: Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Perkembangan dan Kemampuan Bayi pada Usia 1 Bulan
Al
Mbah Qopet Updated at: 01.48

0 komentar:

Posting Komentar